facebook twitter google
english indonesian

Kisah Kami

Tentang proyek

Proyek Utarakan Jakarta – Speak up (North) Jakarta – bertujuan untuk memberitahu dan meningkatkan kesadaran tentang banjir di Jakarta. Proyek ini juga menunjukkan urgensi untuk melindungi Jakarta dari banjir.

Utarakan Jakarta menggambarkan kehidupan 4 penduduk yang hidup di balik tembok laut di Jakarta Utara dalam bentuk Kampanye Facebook selama 12 minggu. Gambaran tersebut menangkap soal perjuangan mereka melawan banjir, rumah yang terendam dan harga air minum di sebuah kota yang di ambang tenggelam. Kampanye memperlihatkan kekhawatiran, mimpi dan harapan mereka akan masa depan yang lebih baik.

Sebagai tambahan dalam berbagai kisah pribadi ini, para ahli memberikan opini mereka mengenai penyebab dan solusi untuk penyurutan tanah, limbah dan polusi, pelestarian pantai dan ruang hijau serta pentingnya sejarah dan warisan budaya. Satu kali dalam seminggu YOU – para penduduk ini – memperlihatkan apa yang dapat Anda lakukan untuk menghentikan atau untuk menangani banjir. Bagikan pengalaman, berikan komentar dan berpartisipasi dalam poling dan bertindak.

Jakarta, dengan lebih dari 20 juta penduduk, mengalami penurunan antara 7,5 cm – 25 cm per tahun. Perkembangan ekonomi dan meningkatnya populasi menyebabkan ekstrasi air tanah yang dalam (200 m) secara besar-besaran dan tidak teregulasi.

Jakarta bergantung pada tembok laut yang berusia 40 tahun untuk menjaganya dari sentuhan laut Jawa. Tembok laut sepanjang 30 kilometer ini juga ikut tenggelam dengan angka yang mengkhawatirkan.

Tim

Pada bulan Oktober 2012, Cynthia Boll dan Jan Heerkens melihat sebuah feature dalam berita Belanda mengenai proyek di Jakarta bernama Tembok Laut Raksasa. Berita tersebut memperlihatkan berbagai masalah tentang betapa cepatnya Jakarta tenggelam serta keterlibatan para ahli Belanda dan Indonesia dalam mencari solusi dan mengembangkan master plan.

Mereka mulai melakukan penelitian, berbicara kepada pemangku kepentingan dan menuliskan proposal untuk mendokumentasikan proyek ini dalam jangka waktu yang lebih panjang. Pada bulan Mei 2014, proposal tersebut diberikan penghargaan sebagai sebuah Inovasi dalam Development Reporting Grant Program (Program Hibah Pelaporan Perkembangan) –  tentang cara baru dan inovatif untuk story telling – oleh European Journalism Centre (EJC), didanai oleh Yayasan Bill dan Melinda Gates. Pendanaan juga diberikan oleh DutchCulture, Stichting Democratie en Media dan Kedutaan Belanda (pameran).

Setelah sebuah perjalanan penelitian ke Jakarta pada bulan November/Desember 2014, Cynthia Boll mulai mengambil foto dan membuat film tentang karakter-karakter utama yang digambarkan dalam proyek ini terhitung mulai Januari hingga Maret 2015. Pada periode ini Heerkens dan Boll memutuskan untuk mengembangkan proyek ini sebagai Kampanye Media Sosial di Facebook, Twitter dan website, dengan berbagai publikasi offline di majalah National Geographic Belanda dan Indonesia dan sebuah pameran bergerak.

Dari bulan November 2014 dan seterusnya, para pendiri ini membentuk tim internasional dengan sejumlah peneliti, jurnalis, pekerja kreatif dan desainer dan telah bekerja secara intensif untuk pengerjaan Utarakan Jakarta.

Pendiri

Cynthia Boll adalah fotografer Belanda www.cynthiaboll.com dan telah dipublikasikan di majalah National Geographic, majalah Time dan sejumlah surat kabar Belanda; ia dikenal untuk proyek foto dokumenter dan berbagai pamerannya; di tahun 2011 ia merupakan pemenang Silver Camera di Belanda.

Jan Heerkens adalah ahli media dan komunikasi dengan pengalaman panjang dalam mengelola kampanye dan proyek untuk amal seperti Dutch Refugee Council, Victim Support, UNICEF dan Palang Merah.

Tim Inti terdiri dari warga Indonesia dan Belanda

Ika Vantiani adalah project director di Jakarta dan memiliki pengalaman 14 tahun di periklanan, media dan manajemen berbasis komunitas dan desain kreatif. Ia merupakan creative director One Comm Indonesia dan bertanggungjawab terhadap kampanye media untuk CIMB Niaga, Roppan dan BNI.

Dina Indrasafitri adalah seorang jurnalis dan pernah bekerja untuk the Jakarta Post, the Australian Broadcasting Corporation dan Penerbit Erlangga. Ia telah menulis cerita untuk FB dan merupakan pemimpin redaksi hingga bulan Juli 2015.

Dodi Riadi adalah ahli dalam bidang Pengembangan Komunitas Turis; ia telah melakukan penelitian untuk proyek ini dan merupakan penghubung komunitas.

Anisa Kirana (Poppy) adalah lulusan Sastra Inggris dan mantan pemimpin redaksi majalah Kamar Dagang Jerman-Indonesia `Sorotan`. Ia pernah menjadi Community Relations Executive di TEMPO Media Group dan Connector untuk the Climate Project Indonesia. Sekarang ia aktif sebagai penulis untuk Utarakan Jakarta.

Tim Kreatif dan social media

Yolando Siahaya adalah pendiri Start Collective, sebuah agensi desain grafis dan web berbasis di Jakarta www.startcollective.com. Ia merupakan desainer website dan Facebook Utarakan Jakarta.

Rangga Kuzuma adalah desainer video yang kreatif dan terkenal bertempat tinggal di Jakarta dan Bali; ia pernah bekerja untuk Alam TV dan membuat banyak karya visual untuk iklannya dan industri musik. Ia merupakan desainer dan editor visual untuk proyek ini.

Nafinia Putra adalah konsultan media sosial yang sudah menangani beberapa brand lokal di Indonesia seperti Garuda Indonesia, Oakley Indonesia, Marie France Bodyline dan masih banyak lagi. Mempunyai pengalaman lebih dari 3 tahun di dunia digital dan media sosial; ia sangat passionate dengan dunia kewirausahaan dan pernah terlibat pula membantu Lean Startup Machine workshop di Jakarta.

Konsultan

Ariel Shepherd adalah peneliti asal Kanada dan memiliki gelar Master of Science bidang Perencanaan dan Rancangan Pengembangan. Ia telah bekerja selama 3 tahun di Jakarta sebagai perencana perkotaan dan pengembang komunitas untuk Ciliwung Merdeka. Ia telah melakukan penelitian untuk Utarakan Jakarta, network expert dan merupakan penulis artikel feature tentang `Jakarta Tenggelam` untuk majalah National Geographic.

Ben Krewinkel adalah sejarawan foto berkebangsaan Belanda dan juga dosen fotografi di University for the Arts di Utrecht www.benkrewinkel.nl.

Rik Keijzer memiliki pengalaman yang panjang di pengembangan online untuk desain web dan strategi media sosial. Dulunya ia merupakan Kepala Internet Disney online Benelux.

Schrijf-Schrijf adalah konsep kreatif dan agensi teks Belanda yang bekerja untuk organisasi non-profit, Industri Perbankan dan Komersil serta sektor Kebudayaan dan Seni: www.schrijf-schrijf.nl

Podium adalah agensi Belanda yang cukup dikenal di bidang komunikasi, pendidikan dan proyek terkait pengalaman publik, khususnya untuk pengelolaan air www.podium.nl

Para pendukung

European Journalism Centre yang didanai oleh Yayasan Bill dan Melinda Gates
DutchCulture
Worldbank: I. Gunawan, senior spesialis manajemen resiko bencana
BPBD: Pak Bambang, kepala divisi pengendalian dan informatika
Komunitas Historia Indonesia: A. Kambali, CEO
National Geographic Indonesia: D. Kaspi Kasem, pemimpin redaksi
National Geographic Netherlands: A. Aarsbergen, pemimpin redaksi
Embassy of the Kingdom of the Netherlands (kedutaan Belanda)
Netherlands Water Partnership: I. van der Linden, penasihat – Indonesia
NCICD:  V. Coenen, pimpinan proyek, A. Sannen, (mantan) pimpinan tim
RoyalHaskoningDHV: M. van Elswijk, direktur advisory  group Asia
Witteveen+Bos: V. Coenen, perwakilan
Deltares: J.J. Brinkman, penasihat ahli
UNESCO IHE: J. Luijendijk, penasihat senior pengembangan pengetahuan dan kapasitas
Canon

logo_ejc    gates-foundation_logo   logo-DutchCulture_ZW_1   DC_SCH_zwart   minbuza-logo_1800px-Canon_wordmark.svg

Kontak
Untuk informasi lebih lanjut tentang proyek ini dan timnya: utarakanjakarta@gmail.com

Your Name (required)

Your Email (required)

Subject

Your Message