facebook twitter google
english indonesian

FAQ

  1. Apakah itu Utarakan Jakarta?

    Utarakan Jakarta adalah sebuah proyek untuk meningkatkan kepedulian tentang banjir di Jakarta melalui Facebook, agar semua orang yang memiliki telepon genggam bisa mengikuti dan berpartisipasi dalam proyek ini.

  2. Mengapa proyek ini dibuat?

    Untuk berkontribusi dalam upaya meningkatkan kepedulian dan menginformasikan tentang akibat dan konsekuensi serta mencari solusi untuk memecahkan masalah banjir di Jakarta. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan tindakan-tindakan preventif untuk menyelamatkan Jakarta dari tenggelam.

  3. Siapa saja yang ada di balik proyek Utarakan Jakarta?

    Proyek ini adalah sebuah inisiatif dari seorang ahli media dan komunikasi Jan Heerkens dan fotografer Cynthia Boll. Keduanya berasal dari Belanda dan pernah membuat proyek-proyek serupa di Afrika Selatan, Afghanistan dan juga di Belanda. Mereka bekerja bersama dengan sebuah tim yang terdiri dari para pekerja kreatif muda di Jakarta. (Silahkan lihat di kolom Pendiri)

  4. Utarakan Jakarta dibuat untuk siapa?

    Proyek ini dibuat untuk para pengguna media sosial berusia muda di Jakarta karena merekalah masa depan Jakarta.

  5. Siapa yang mendanai Utarakan Jakarta?

    Proyek ini terutama didanai oleh program’ ‘Innovation in Development Reporting Grant’ ‘ Sentra Jurnalisme Eropa (EJC) , yang dibiayai oleh Bill and Melinda Gates Foundation. Selain itu, kami juga mendapat dana dari Yayasan Belanda dan perusahaan seperti DutchCulture , Witteveen + Bos , Deltares dan Stichting Democratie en Media Pameran di Erasmus Huis dibiayai oleh Kedutaan Belanda.

  6. Mengapa judulnya The People Behind The Seawall atau Orang-orang di belakang tanggul laut?

    Jakarta saat ini dilindungi oleh sebuah tanggul laut yang berusia lebih dari 40 tahun. Dan 4 orang yang kisahnya ditampilkan di proyek ini adalah mereka yang tinggal tepat di belakang tanggul laut tersebut, tepatnya di Muara Baru, Jakarta Utara. Saat ini, tanggul laut tersebut sudah hampir tenggelam sehingga sudah tidak lagi bisa berfungsi sebagaimana mestinya.

  7. Apakah proyek Utarakan Jakarta terkait dengan proyek pembangunan Tanggul Raksasa?

    Tidak. Kami adalah sekelompok ahli yang mandiri dan tidak berhubungan dengan pemerintah, organisasi atau perusahaan manapun. Tidak ada yang menyuruh kami menulis atau bertindak apapun selain diri kami sendiri.

  8. Mengapa semua orang di dalam proyek ini tinggal di Jakarta Utara?

    Kami memilih orang-orang yang tinggal di Jakarta Utara tersebut karena ancaman permanen akibat banjir paling banyak dirasakan di daerah tersebut. Daerah ini juga merupakan bagian Jakarta yang tenggelam paling cepat, paling dekat dengan laut dan daerah pertama yang akan selamanya tergenang oleh air laut.

  9. Siapa saja yang bisa berkontribusi untuk Utarakan Jakarta dan bagaimana caranya?

    Siapa saja bisa; kamu sendiri, teman-temanmu, anggota keluarga, teman kuliah, organisasi, perusahaan, pokoknya siapa saja yang merasa ingin berkontribusi. Caranya?
    –  Ceritakan ke sebanyak-banyaknya orang tentang proyek ini.
    –  Follow kami di Facebook.
    –  Ikut dalam obrolan kami di Twitter.
    – Hubungi kami untuk informasi bagaimana untuk bisa berkontribusi lebih besar.

  10.  Apakah proyek ini hanya dibuat dalam bahasa Indonesia?

    Tidak. Proyek ini juga ada bahasa Inggrisnya. selain di halaman www.utarakanjakarta.com ini juga Facebook berbahasa Inggris kami di www.facebook.com/thepeoplebehindtheseawall.

  11. Waktu itu saya membaca bahwa Pak Sumari kebanjiran di Kota Tua. Namun, saat saya disana tidak banjir sama sekali. Kenapa begitu?

    Cerita Pak Sumari, Pak Lukman, Ibu Sarmini dan Alda tidak ditulis secara real time. Kisah mereka semua ditulis dan dikumpulkan antara November 2014 hingga Agustus 2015.

  12. Kami adalah organisasi yang berbeda namun memiliki visi yang sama, apakah kami bisa berkolaborasi dengan proyek ini? Bagaimana caranya?

    Tentu saja. Email kami di utarakanjakarta@gmail.com, atau hubungi kami melalui twitter dan facebook.

  13. Bagaimana caranya mendapatkan info terbaru tentang proyek ini?

    Follow kami di Facebook www.facebook.com/utarakanjakarta untuk Bahasa Indonesia atau www.facebook.com/thepeoplebehindtheseawall untuk Bahasa Inggris. Atau twitter kami di @utarakanjakarta.